Minggu, 05 Januari 2020



MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BELAJAR



Belajar atau menuntut ilmu merupakan hal yang sangat penting untuk mewujudkan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Tanpa ilmu, manusia tidak dapat melakukan segala hal. Untuk mencari nafkah perlu ilmu, beribadah perlu ilmu, bahkan makan dan minumpun perlu ilmu. Dengan demikian belajar merupkan sebuah kemestian yang tidak dapat ditolak apalagi terkait dengan kewajiban seorang sebagai hamba Allah swt. Jika seorang tidak mengetahui kewajibannya sebagai hamba bagaimana bisa dia dapat memperoleh keselamatan di dunia dan akhirat. Selanjutnya, amal menjadi ma`mum kepada ilmu. Tidak sah amal tanpa ilmu. Jadi dalam makalah yang sederhana ini akan dibahas mengenai kewajiban menuntut ilmu atau kewajiban belajar dari sudut pandang kajian hadis tematik. Oleh sebab itu dalam makalah ini akan dijelaskan beberapa hadis tentang kewajiban menuntut ilmu. Ada 50 hadis yang diriwayatkan dari Rasul saw terkait mengenai kewajiban menuntut ilmu. Namun, dalam makalah ini akan dibahas bebera saja dari hadis tersebut karena pada dasarnya isi dan pesannya sama. Sebelum membahas mengenai kewajiban menuntut ilmu dalam hadis ini akan dibahas pula mengenai pengertian wajib belajar setelah itu baru dibahas mengenai kewajiban belajar sebagaimana tertuang dalam hadis-hadis Rasul saw. Untuk lebih memperjelas topik ini dipaparkan selanjutnya mengenai definisi ilmu, klasifikasinya serta keutamaannya. Dengan demikian jelaslah bagaimana kewajiban menuntut ilmu, apa itu ilmu, pembagian ilmu dan keutamaan menuntut ilmu. Makalah ini dapat lebih memotivasi untuk giat belajar dan mendalami ilmu terutama ilmu-ilmu agama. Dewasa ini, semua bangsa-bangsa menyadari pentingnya ilmu. Sering didengar slogan, “ilmu adalah kekuatan”. Juga diketahui bahwa bangsa yang maju adalah bangsa yang menjunjung tinggi ilmu dan pengetahuan untuk dapat memajukan taraf hidupnya. Bangsa yang mundur adalah bangsa yang mengabaikan ilmu dan meremehkan ilmuannya. Di dalam sejarah, bagaimana Alexander The Great menguasai dunia dan mengukuhkan hegemoninya dari Barat sampai ke Timur dengan mengandalkan tradisi keilmuan filsafat Yunani dan menyebarkannya ke seluruh dunia. Begitu juga dengan bangsa-bangsa maju lainnya. Dengan demikian makalah ini sangat penting untuk dikaji dan dibahas sehingga dapat diketahui pentingnya ilmu dalam Islam dan keutamaan ilmu. Dengan harapan, kiranya dapat menjadi motivasi dalam mempelajari dan mendalami ilmu. beberapa hadis mengenai kewajiban belajar. Rasul saw bersabda mengenai kewajiban belajar :

 حدثنا أمحد بن عبد الوىاب قال حدثنا على بن عياش احلمصي قال حدثنا حفص بن سليمان عن كثري بن شنظري عن حممد بن سريين عن أنس بن مالك قال قال رسول اهلل : ِ ل ْ ُس لَى ُك ِّل م َ ٌ ع ْ َضة ِري َ ِم ف لْ ِ الع ُ طَلَب لم يروه عن حممد إال كثري وال عن كثري إال حفص بن سليمان

(7: H 1415, Tabrani-At( Artinya:”Ahmad bin `Abdul Wahhâb menceritakan kepada kami bahwa ia berkata `Ali bin `Iyasy al-Himşi menceritakan bahwaHafaş bin Sulaimân menceritakan dari Kaśîr bin Syanᶎîr dari Muhammad bin Sirîn dari Anas bin Mâlik bahwasanya ia berkata, Rasul saw bersabda : Menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim”. Ia tidak meriwayatkan Hadis ini dari Muhammad namun dari Kaśîr dan meriwayatkannya dari Hafaş bin Sulaimân. Ilmu yang dimaksud di dalam Hadis ini adalah ilmu yang mesti diketahui seperti ilmu mengenai Maha Pencipta, ilmu mengenai kenabian, ilmu mengenai tata cara shalat dan lain sebagainya dan semua ini hukum mempelajarinya adalah wajib. ( al-Manâwi, 1998: 226)
            Keutamaan Menuntut Ilmu Tidak ada agama yang seperti agama Islam dan tidak ada kitab suci yang seperti Alquran yang begitu mengutamakan ilmu dan menganjurkan manusia untuk mencarinya.Allah swt juga meninggikan kedudukan orang yang berilmu dan menjelaskan keutamaannya serta kelebihannya di dunia dan di akhirat.Allah swt juga menganjurkan untuk belajar dan mengajarkan ilmu serta meletakkan kaeadah-kaedah dasar, hukum-hukum dalam hal tersebut sebagaimana yang tercantum di dalam Alquran. Sebagi bukti wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw adalah perintah untuk membaca yang merupakan kunci bagi ilmu dengan menyebutkan pena sebagai sarana untuk mentransfer ilmu dari satu generasi kepada generasi lainnya. Sebagaimana firman Allah swt di dalam suarat al-`Alaq ayat1-5:

 َ لَق َ ي خ ذِ َّ ِّ َك ال ب َ ِم ر ْ اس ِ أْ ب َ ٍق اق ١ْ ﴿ ر لَ َ ع ْ ن ِ َن م ا َ نس اْْلِ َ لَق َك َ َ ﴾ خ ٢ ب ر َ أْ و َ ْر ﴾ اق ﴿ ُ م َ ِم اْألَ ٣ْ ﴿ كر لَ َ الْق ِ ب َ م َّ ل َ ي ع ذِ َّ َ ﴾ ال ٤ ا نس اْْلِ َ م َّ ل ْ ﴾ ع ﴿ َ لَم ْ ع َ ي ْ ا ََل َ َن ٥ ﴾م

Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari suatu yang melekat.Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah.Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam.Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya”.
Sungguh surat yang pertama yang diturunkan Allah swt adalah surat al- `Alaq dalam surat ini Allah swt menyebutkan anugrah apa yang telah diberikanNya kepada manusia yaitu mengajarkan apa-apa yang tidak dia ketahui. Di dalam surat ini Allah swt menegaskan keutamaanNya dengan mengajari manusia dan mengutamakan manusia dengan ilmu tersebut. Hal ini menunjukkan akan kemulian ilmu dan mengajarkannya. Surat ini dibuka dengan perintah untuk membaca yang dapat mendatangkan ilmu.Kemudian Allah swt menyebutkan makhlukNya secara umum dan secara khusus.Dimana Allah swt mengkhususkan manusia di antara makhluk-makhlukNya untuk memperoleh kemulian ilmu ini. Dimana Allah swt memerintahkannya untuk memperhatikan kejadian dirinya dari sesuatu yang melekat di dinding rahim.Kemudian Allah swt menjelaskan bahwa dia Maha Mulia dengan lafal akram dengan berbagai keutamaan dan anugrah yang Dia berikan. Kemudian Allah swt menjelaskan mengajarkan makhlukNya secara umum dan secara khusus yaitu manusia.
Di antara ayat-ayat yang turun di awal ialah surat al-Qalam sebagaimana firmanNya
: َ ِم َقلَ ن والْ َ و َ م َ اي ْ سطُ ُ ر ْ وَن
Artinya: “Nun, demi pena dan apa yang mereka tulis”. Allah Swt di dalam ayat ini bersumpah dengan pena. Tidaklah Allah swt bersumpah dengan sesuatu melainkan bahwa sesuatu itu sangat penting dan sangat bernilai.Pena merupakan alat untuk mentransper ilmu dari satu orang kepada lainnya, dari satu bangsa kepada bangsa lainnya dan dari satu generasi ke genarasi lainnya.Pena membuat kekalnya ilmu sepanjang masa.Pena sebagai alat untuk menukil ilmu dan mengabadikannya. Sunggah besar dan begitu penting peranan pena di dunia ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar