Selasa, 17 September 2019


manusia sebagai makhluk allah

 yaitu dimana manusia barawal dari (saripati) tanah. awal mula dari turunnya manusia berada di bumi aialah dimana nabi adam dirayu oleh jin untuk memakan buah khuldi dimana hal itulah yang menyebabkan nabi adam diturun kan ke bumi bersama dengan hawa dan di turunkan di tempat yang berbeda dan akhirnya di pertemukan kembali oleh Allah AWT.  yang dimana jin ini iri sehingga para iblis berjanji kepada Allah SWT akan menyesatkan para manusia sampai hari pembalasan kelak. apapun keputusan dari Allah SWT pasti ada tujuannya mengapa manusia di turunkan di bumi.

dimana dalam tugasnya di bumi manusia harus beribadah kepada Allah dan menjauhi semua larangan yang telah di berikan oleh nabi-nabi baik itu dalam perkataan ataupun perbuatannya bukan hanya menjauhi larangannya adapun yaitu menyebarkan agama dimana dibumi masih banyak orang orang kafir yang masih belum tau yang mana agama yang benar di atas dunia dengan cara berdakwah secara halus dimana dalam memberikan penjelasan tentang agama islam tidak boleh memaksa dalam berdakwah meskipun dahulu berdakwah dengan cara berperang melawan orang kafir tetapi sekarang tidak perlu melakukan itu lagi karena zaman yang berubah kita bisa saja melakukannya dengan cara yang halus baik itu dengan bersama sama dalam memberikan penjelasan atau pun sendiri dengan cara halus entah itu teman ataupun apapun itu yang terpenting adalah dimana kita diberikan tugas untuk menjadi khalifah di bumi ini dan tugas yang kedua adalah memakmurkan bumi dimana manusia harus mengelola dan memeliharanya dengan baik. yaitu kita seharusnya memanfaatkan sumber daya alam yang diberikan kepada kita dan menggukanannya jangan sampai terlalu berlebihan yang dimana berlebihan adalah tindakan yang dibenci oleh Allah SWT. bukan hanya memanfaatkan apa yang di berikan kita seharusnya memelihara apa yang sudah menjadi kewajiban kita sendiri dimana kita harus menjaga tetapi masih saja banyak orang yang berbuat tidak sesuai tuntunan agama yang dimana kita seharusnya merawat dan bukan sebaliknya malah menghancurkan apa yang telah di berikan kepada kita ini sama saja dengan tidak bersyukur yang telah di jelas kan bagi orang yang tidak bersyukur dalam surah ar rahman yaitu " Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukaszdzi ban" yang artinya nikmat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan. ini sangatlah jelas teguran bagi yang tidak bersukur atas nikmat Allah SWT. 

manusia sebagai makhluk Allah adalah manusia yang beribadah dan menjauhi semua larangannya dan memelihara apa yang telah diberikan dan memanfaatkannya dengan baik agar tidak merusak dunia ini.

Selasa, 10 September 2019

kebenaran mutlak 



Kebenaran adalah hal yang penting bagi kita dan orang lain dimana ia selalu di cari-cari dan di tanyakan apakah kebenaran itu asli atau tidak dan di buktikan secara nyata dan kuat oleh orang yang ahli dalam bidangnya dimana dalam bidang tersebut dilakukan sebuah penelitian untuk membuktikan sebuah kebenaran atau kenyataan yang sedang di bicarakan atau di permasalahkan itu. Bukti dari kebenaran yang mutlak ialah isi dari kandungan al qur'an dimana didalamnya berisi tentang hal-hal yang diluar kemampuan manusia dimana di dalam al qur'an tersebut berisi tentang hal-hal yang bersifat biologi maupun diberbagai bidang dimana kehidupan manusia sudah di atur sesuai dengan kodratnya di dalam alqur'an tersebut.

Yang pertama dapat dibuktikan yaitu dimana didalam al qur'an tersebut menjelaskan tentang tahapan-tahapan tentang lahirnya sebuah anak yang dijelaskan di surah "Al mukminun ayat 12-14" :
12.Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. 13.Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
14. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami
jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang,
lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia
makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling
Baik.

Dimana didalam surah ini sudah di jelaskan secara mendetail soal terbentuknya sebuah manusia atau bisa disebut seorang bayi dimana zaman dahulu tidak ada yang tau bagaimana sih tahapan lahirnya seorang bayi tersebut. Bahkan para peneliti terheran-heran dalam meneliti al qur'an tersebut bagaimana mungkin seseorang bisa mengarang sebuah kitab atau buku tersebut sedangkan buku tersebut ada pada ribuan tahun yang lalu dimana penjelasan itu mendasar dan terperinci dengan kata lain itulah kelebihan dari kitab al qur'an ini dimana kebenaran yang ada di dalamnya bisa di uji dengan nyata dan di kuatkan melalui pendukung-pendukung lainnya.

Yang kedua adalah tidak terlepas dari al qur'an yaitu tentang fenomena alam yaitu dimana sebuah pertemuan 2 lautan yang tidak bisa menyatu walau hari kiamat pun datang dimana dalam pernyataan itu memang benar adanya lautan itu berada di selat Gibraltar yaitu sebuah selat yang memisahkan Laut Tengah dan Samudra Atlantik. dimana lautan ini sangatlah berbeda dari yang lain bisa di lihat dengan kasat mata dimana air lau tersebut memiliki dua warna yaitu biru dan yang satunya lagi adalah warna coklat yang dimana warna  tersebut seperti ada dinding pemisahnya sehingga tidak tercampur pada kedua warna tersebut. yang dimana kejadian ini telah di jelaskan dalam surah "ar rahmah ayat 19-20": 
“Dia (Allah SWT) membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.” denga kata lain inilah penjelasan yang diberikan kita bahwa al qur'an adalah kitab yang sempurna dimana didalamnya berisi tentang fakta dan bisa di uji kebenaraannya dimana telah terbukti di zaman yang serba modern ini dimana kebenaran semua ini tidak bisa di sangkal lagi oleh siapa pun karena kitab al qur'an adalah kitab allah yang di berikan kepada nabi Muhammad SWT melalui perantara malaikat jibril. Bukan hanya itu saja yang saya bisa berikan pembuktian lain tentang al qur'an namun masih banyak lagi yang belum saya sebutkan dan masih banyak lagi kebenaran yang ada di dalam al qur'an yang saya sudah jelaskan.